Maintenance & Reliability (RCM Basics)
Menguasai Fondasi Reliability Centered Maintenance untuk Keandalan Aset Optimal
Deskripsi Program
Perawatan reaktif yang mahal dan downtime yang tidak terencana adalah ancaman besar bagi produktivitas. Reliability Centered Maintenance (RCM) adalah pendekatan sistematis untuk mengembangkan strategi perawatan yang paling efektif. Training ini akan membekali Anda dengan pemahaman fundamental dan proses RCM untuk mengidentifikasi mode kegagalan, menganalisis konsekuensinya, dan memilih tugas perawatan yang tepat guna untuk meningkatkan keandalan aset dan efisiensi operasional.
Manfaat & Tujuan Program
- Memahami prinsip RCM dan 7 pertanyaan inti untuk analisis keandalan.
- Mampu mengidentifikasi fungsi aset, kegagalan fungsional, dan mode kegagalan (FMEA).
- Menganalisis konsekuensi kegagalan (keselamatan, lingkungan, operasional).
- Memilih tugas maintenance yang paling efektif (Predictive, Preventive, Run-to-Failure).
- Berkontribusi dalam mengurangi unplanned downtime dan biaya perawatan.
Sasaran Peserta
- Manajer, Supervisor, & Planner Maintenance.
- Reliability Engineer.
- Supervisor Produksi & Operasional.
- Teknisi Mekanikal & Elektrikal.
- Siapa saja yang terlibat dalam Asset Management.
Opsi Pelaksanaan Training
Offline (Tatap Muka)
Pengalaman belajar intensif di venue yang kondusif untuk diskusi mendalam dan workshop studi kasus.
Online (Interaktif)
Pelatihan virtual yang efektif dengan metode interaktif untuk memastikan pemahaman mendalam pada setiap konsep RCM.
In-House Training
Solusi pelatihan yang disesuaikan dengan jenis aset, tantangan, dan data spesifik di perusahaan Anda.
Silabus Training (Durasi 2 Hari)
Hari 1: Fondasi RCM & Analisis Kegagalan
Modul 1: Pengantar Maintenance & Reliability
- Evolusi Maintenance: Reactive, Preventive, Predictive, Proactive.
- Memahami Konsep Keandalan (Reliability).
Modul 2: Prinsip Dasar Reliability Centered Maintenance (RCM)
- Pengenalan 7 Pertanyaan Inti RCM.
- Peran Tim Lintas Fungsi dalam Analisis RCM.
Modul 3: Analisis Fungsi & Kegagalan (FMEA)
- Workshop: Mendefinisikan Fungsi, Kegagalan Fungsional, dan Mode Kegagalan.
Hari 2: Konsekuensi, Pemilihan Tugas, & Implementasi
Modul 4: Analisis Konsekuensi Kegagalan
- Mengklasifikasikan Konsekuensi: Keselamatan, Lingkungan, Operasional.
- Menentukan Tingkat Keparahan (Severity) dari Setiap Kegagalan.
Modul 5: Pemilihan Tugas Maintenance yang Efektif
- Logika Pemilihan Tugas: On-Condition, Scheduled Restoration/Replacement.
- Kapan Memilih Tindakan Default: Failure Finding & Run-to-Failure.
Modul 6: Implementasi & Rencana Aksi
- Langkah-langkah Mengimplementasikan Hasil Analisis RCM.
- Workshop: Menyusun Rencana Aksi Awal untuk Aset Pilihan.
Dipandu oleh Praktisi Ahli
Pelatihan ini akan dibimbing oleh instruktur senior yang merupakan praktisi ahli di bidang Reliability, Maintenance Management, dan implementasi RCM di berbagai sektor industri seperti manufaktur, energi, dan pertambangan.
Apa Kata Peserta Sebelumnya?
"Pendekatan RCM yang diajarkan mengubah cara kami melihat maintenance. Bukan lagi sekadar 'memperbaiki', tapi 'mencegah kegagalan yang paling berdampak'. Sangat strategis!"
- Dwi Santoso
Maintenance Planner, Industri Makanan
"Workshop FMEA sangat praktis. Saya sekarang punya alat yang terstruktur untuk menganalisis potensi kegagalan pada mesin-mesin kritis di pabrik kami."
- Alya Kirana
Reliability Engineer, Pabrik Kertas
Informasi Investasi
Kami menyediakan penawaran khusus untuk pendaftaran grup dan paket In-house training. Hubungi tim kami untuk mendapatkan proposal dan rincian investasi terbaik sesuai kebutuhan Anda.
Hubungi Kami untuk PenawaranFrequently Asked Questions (FAQ)
Apakah ini program sertifikasi RCM fasilitator?
Tidak. Program ini adalah pelatihan dasar (Basics/Fundamentals) yang bertujuan agar Anda memahami konsep, proses, dan dapat berkontribusi dalam tim analisis RCM. Sertifikasi fasilitator memerlukan program yang jauh lebih mendalam.
Apakah saya harus seorang engineer untuk mengikuti training ini?
Tidak harus. Training ini sangat bermanfaat bagi supervisor, planner, dan teknisi senior yang ingin memahami logika di balik strategi perawatan. Fokusnya adalah pada proses analisis, bukan perhitungan engineering yang rumit.
Apakah metode ini bisa diterapkan pada aset di perusahaan kami?
Ya. Metodologi RCM bersifat universal dan dapat diterapkan pada berbagai jenis aset fisik, dari mesin produksi, armada kendaraan, hingga fasilitas gedung. Untuk sesi in-house, kami bisa menggunakan aset Anda sebagai studi kasus.
Ubah Maintenance dari Biaya Menjadi Investasi Keandalan
Berhenti hanya memperbaiki kerusakan. Mulailah mencegah kegagalan secara sistematis untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas.
Jadwalkan Konsultasi GratisTingkatkan Keandalan Aset Anda!
Bekali tim Anda dengan pola pikir dan keterampilan untuk membuat keputusan maintenance yang lebih cerdas dan berbasis data. Daftar sekarang!
Daftar SekarangTELAH DIPERCAYA OLEH




