Behavior Based Safety (BBS) & Safety Observation
Membangun Budaya Keselamatan Proaktif Melalui Observasi dan Intervensi Perilaku
Deskripsi Program
Mayoritas kecelakaan kerja disebabkan oleh perilaku tidak aman (unsafe act). Behavior Based Safety (BBS) adalah pendekatan proaktif yang berfokus pada observasi, analisis, dan intervensi terhadap perilaku pekerja untuk mencegah insiden sebelum terjadi. Training ini akan membekali Anda dengan keterampilan untuk merancang dan mengimplementasikan program observasi keselamatan yang efektif, memberikan feedback konstruktif, dan menganalisis data perilaku untuk menciptakan budaya di mana setiap orang bertanggung jawab atas keselamatan.
Manfaat & Tujuan Program
- Memahami prinsip dasar Behavior Based Safety (BBS) dan perannya dalam menurunkan angka kecelakaan.
- Menguasai teknik melakukan observasi perilaku keselamatan yang objektif dan tidak menghakimi.
- Mampu memberikan feedback yang positif dan korektif untuk mendorong perubahan perilaku aman.
- Menganalisis data hasil observasi untuk mengidentifikasi tren perilaku berisiko dan merancang intervensi.
- Meningkatkan keterlibatan karyawan dalam program K3 dan membangun budaya keselamatan proaktif.
Sasaran Peserta
- Manajer & Supervisor Lini/Operasional.
- Tim K3 / HSE (Safety Officer, Engineer, Inspector).
- Anggota Komite K3 (P2K3).
- Champion Keselamatan atau Agen Perubahan di Lapangan.
- Semua karyawan yang ditunjuk untuk melakukan observasi keselamatan.
Silabus Training (Durasi 2 Hari)
Hari 1: Fondasi BBS & Teknik Observasi
Modul 1: Pengantar Behavior Based Safety (BBS)
- Mengapa Fokus pada Perilaku? (Teori Gunung Es Kecelakaan).
- Prinsip Dasar BBS: ABC Model (Antecedent, Behavior, Consequence).
- Perbedaan antara Kondisi Tidak Aman (Unsafe Condition) & Perilaku Tidak Aman (Unsafe Act).
Modul 2: Mempersiapkan Observasi Keselamatan
- Mengidentifikasi Perilaku Kritis yang Perlu Diobservasi.
- Membuat Checklist Observasi yang Efektif dan Mudah Digunakan.
- Etika dan Sikap Seorang Observer.
Modul 3: Teknik Melakukan Observasi
- Langkah-langkah Observasi: Persiapan, Pelaksanaan, dan Pencatatan.
- Praktik Mengamati secara Objektif tanpa Menghakimi.
- Workshop: Simulasi observasi menggunakan video studi kasus.
Hari 2: Pemberian Feedback, Analisis, & Implementasi
Modul 4: Memberikan Feedback yang Konstruktif
- Kunci Komunikasi Efektif saat Memberikan Umpan Balik.
- Memberikan Feedback Korektif untuk Perilaku Berisiko.
- Memberikan Penguatan Positif untuk Perilaku Aman.
- Role-Playing: Sesi latihan memberikan feedback.
Modul 5: Menganalisis Data & Tindak Lanjut
- Cara Menganalisis Data dari Checklist Observasi untuk Menemukan Tren.
- Menggunakan Data untuk Mengidentifikasi Akar Masalah Perilaku Berisiko.
- Merumuskan Rencana Intervensi (Pelatihan, Perbaikan Prosedur, Kampanye).
Modul 6: Implementasi Program BBS
- Langkah-langkah Implementasi Program BBS di Tempat Kerja.
- Mengatasi Tantangan dan Resistensi dalam Implementasi.
- Menyusun Rencana Aksi untuk Memulai atau Meningkatkan Program Observasi.
Dipandu oleh Praktisi Ahli K3
Pelatihan ini akan dibimbing oleh instruktur yang merupakan praktisi K3 senior dengan pengalaman luas dalam merancang dan mengimplementasikan program Behavior Based Safety di berbagai industri. Instruktur akan membagikan studi kasus nyata dan memfasilitasi sesi praktik yang interaktif.
Apa Kata Peserta Sebelumnya?
"Sesi role-playing memberikan feedback sangat powerful. Saya jadi lebih berani dan tahu cara yang tepat untuk mengingatkan rekan kerja tanpa terkesan menggurui."
- Hermawan Santoso
Production Supervisor, Manufaktur
"Sekarang saya paham bahwa BBS bukan tentang mencari kesalahan, tapi tentang membangun kepedulian. Training ini mengubah cara pandang kami tentang keselamatan."
- Larasati Putri
HSE Officer, Konstruksi
Informasi Investasi
Kami menyediakan penawaran khusus untuk pendaftaran grup dan paket In-house training. Hubungi tim kami untuk mendapatkan proposal dan rincian investasi terbaik sesuai kebutuhan Anda.
Hubungi Kami untuk PenawaranFrequently Asked Questions (FAQ)
Apakah program ini sama dengan safety inspection atau audit?
Tidak. Safety inspection/audit fokus pada kondisi tidak aman (unsafe condition). BBS dan safety observation fokus pada perilaku tidak aman (unsafe act), yang merupakan penyebab mayoritas kecelakaan kerja.
Apakah saya harus menjadi seorang ahli K3 untuk bisa melakukan observasi?
Tidak. Justru program ini bertujuan memberdayakan semua level karyawan, terutama supervisor dan rekan kerja, untuk dapat melakukan observasi dan memberikan feedback. Keterampilan ini dapat dipelajari oleh siapa saja.
Bagaimana jika karyawan merasa 'diawasi' dan tidak nyaman?
Pelatihan ini menekankan pentingnya pendekatan yang positif dan tidak menghakimi. Anda akan belajar cara mengkomunikasikan tujuan observasi sebagai bentuk kepedulian bersama, bukan untuk mencari kesalahan.
Bangun Budaya Keselamatan dari Akar Perilaku
Cegah kecelakaan sebelum terjadi dengan memberdayakan seluruh tim Anda untuk saling peduli dan mengobservasi keselamatan.
Jadwalkan Konsultasi GratisJadikan Keselamatan Tanggung Jawab Bersama!
Kuasai keterampilan observasi dan feedback untuk menciptakan lingkungan kerja yang proaktif dan bebas kecelakaan. Daftar sekarang!
Daftar SekarangTELAH DIPERCAYA OLEH




